√ Biografi Soekarno, Sang Fajar Dari Timur Penakluk Amerika - InBiografi | Referensi Biografi Tokoh Dunia

√ Biografi Soekarno, Sang Fajar Dari Timur Penakluk Amerika

Biografi Soekarno - Soekarno kecil kala itu sama sekali tak menduga, bahwa dirinya akan menjadi orang nomor satu di Indonesia. Sosok yang sangat berpengaruh akan kemerdekaan Indonesia dan seorang bapak bangsa pencetus dasar negara Pancasila, yang juga merupakan Ideologi bangsa Indonesia. Tokoh kharismatik yang memiliki sapaan akrab Bung Karno ini berasal dari satu wilayah kota kecil di Jawa Timur, yakni Blitar.

Ia dan sahabat karibnya, Mohammad Hatta, 73 tahun yang lalu tampil di depan masyarakat Indonesia. Soekarno-Hatta membacakan teks proklamasi, yang juga berarti mengumumkan kemerdekaan Indonesia, setelah lebih dari 350 menjadi negara jajahan.

Tak terhitung lagi jumlah orang yang mengagumi sosok beliau. Bahkan bisa dikatakan jika hampir semua dari warga negara Indonesia, merindukan seorang pemimpin seperti beliau. Mari di artikel kali ini kita sedikit kembali menoleh sejarah, dan mempelajari tentang Biografi Soekarno. Sebagaimana ungkapan beliau, “JASMERAHJangan sekali-kali melupakan sejarah.
Biografi Soekarno
Biografi Soekarno : Sang Fajar Dari Timur Penakluk Amerika

Biografi Soekarno

Nama Kecil/Asli : Koesno Sosrodiharjo
Nama Ganti : Soekarno
Orang tua : Ida Ayu Nyoman Rai (Ibu), Soekemi Sosrodiharjo (Ayah)
Lahir : Surabaya, 6 Juni 1901
Wafat : Jakarta, 21 Juni 1970
Kebangsaan : Indonesia
Pasangan 
  • Siti Oetari
  • Hartini
  • Kartini Manoppo
  • Inggit Garnasih
  • Fatmawati
  • Haryati
  • Heldy Djafar
  • Yurike Sanger
  • Ratna Sari Dewi
Makam : Kab. Blitar, Jawa Timur
Gelar : Pahlawan Kemerdekaan Indonesia
Pendidikan :
  • Menjalani pendidikan tingkat dasar atau sekolah dasar di Mojokerto, tepatnya di Eerste Inlandse School.
  • 1911 | Sekolah dasa ELS Mojokerto (Europeesche Lagere School)
  • 1911 – 1915 | Hoogere Burger School Mojokerto
  • 1920 | Technische Hoge School Bandung
Anak-anak :
  • Putri: 
Megawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputi, Sukmawati Soekarnoputri, Rukmini Soekarno, Ayu Gembirowati, Kartika Sari Dewi Soekarno.
  • Putra:
Guruh Soekarnoputra, Bayu Soekarnoputra, Guntur Soekarnoputra, Totok Suryawan, Taufan Soekarnoputra.

Biorafi Soekarno : Masa Kecil Sang Proklamator 

Bayi Koesno Sosrodiharjo, lahir pada 6 Juni 1901 dari rahim seorang wanita berdarah bangsawan Bali, bernama Ida Ayu Nyoman Rai yang berpasangan dengan Raden Soekemi Sosrodiharjo. Nama Koesno tidak langgeng tersemat di dirinya, karena pada saat itu si Koesno kecil sering sakit-sakitan, maka atas inisiatif sang kakek nama Koesno akhirnya dibuang. Raden Hardjokromo, yakni kakek Koesno, mengganti nama Koesno Sosrodiharjo menjadi hanya Soekarno.
Masa Kecil Soekarno
Soekarno muda tinggal beberapa dengan sang kakek di Tulung Agung, sedangkan orang tua beliau berada di Blitar. Lalu, ia mengikuti kepindahan orang tuanya ke wilayah Mojokerto. Di Mojokerto inilah Soekarno Muda mengenyam bangku pendidikan, satu lokasi dengan tempat ayahnya mengajar, yakni di EIS.

Pada tahun 1911, Soekarno dipindahkan lagi sekolahnya ke ELS hingga tamat pada tahun 1915. Soekarno kemudian melanjutkan sekolahnya di HBS. Saat itu ia tinggal menumpang di rumah sahabat sang Ayah, HOS Cokroaminoto. Dan dari sinilah bibit pejuang mulai tertanam di hati Soekarno.

Biografi Soekarno : Soekarno Muda dalam pergerakan nasional menuju kemerdekaan

Darah perjuangan Soekarno muda semakin hari semakin terpupuk. Semangatnya untuk membawa bangsanya menuju kemerdekaan tak bisa lagi diredam. Kiprah sang Soekarno muda di mulai pada masa pergerakan nasional tahun 1926, kala itu ia membuat sebuah komunitas Algemene Studie Club di Bandung. Organisasi inilah cikal bakal berdirinya PNI atau Partai Nasional Indonesia.

Partai Nasional Indonesia mulai bergerak pada tahun 1927. Aktivitasnya terus gencar berjalan, Soekarno pun mulai menjadi incaran Belanda. Hingga pada akhirnya, Soekarno muda ditangkap oleh Belanda pada tahun 1929 bulan Desember.

Penangkapan Soekarno tersebut lantas memunculkan sebuah pledoi yang sangat terkenal pada masa itu, yakni yang disebut dengan Indonesia Menggunggat. Berawal darisana, Soekarno pun akhirnya dibebaskan kembali setelah 2 tahun mendekam di penjara. Tepatnya di penghujung tahun 1931, beliau baru bisa mneghirup udara luar.

Setelah bebas, Soekarno kembali bergabung dalam upaya pergerakan nasional melalui Partai Indonesia yang pada saat itu merupakan pecahan dari Partai Nasional Indonesia. Baru satu tahun bebas, pada tahun 1933 bulan Agustus, kembali Soekarno ditangkap Belanda.

Bahkan tak hanya dipenjara, beliau juga diasingkan di lokasi yang terpencil, jauh dan sangat terasing pada masa itu, yakni daerah Flores.

Di masa pengasingannyas, Ir. Soekarno sama sekali tak merasakan keterpurukan yang berkepanjangan. Meskipun  pada waktu yang bersamaan banyak tokoh-tokoh nasional yang bahkan sudah mulai melupakannya, karena keberadaan Soekarno yang tak terjangkau oleh mereka.

Meskipun demikian, di pengasingan Ir. Soekarno masih intens berkirim surat kepada salah satu tokoh nasional bernama Ahmad Hassan. Dalam setiap isi suratnya menyiratkan semangat juang beliau yang tak pernah padam.

Biografi Soekarno : Masa Penjajahan Jepang dan Menjelang Kemerdekaan

Tiba masanya Jepang masuk dan menduduki Indonesia, saat itulah Soekarno dibebaskan dari pengasingannya pada tahun 1942. Saat itu kembali Soekarno aktif dalam organisasi-organisasi pergerakan nasional.

Namanya tercatat sebagai salah satu tokoh di beberapa organisasi besar dan sangat berperan penting bagi sejarah kemerdekaan Indonesia. Bersama dengan sobat karibnya Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantara, KH Mas Mansyur, dan lainnya beliau aktif di organisasi penting seperti BPUPKI, Jawa Hokokai, PUTERA, PPKI, dll.

Baca Juga : √ Biografi Moh Hatta: Sang Proklamator dan Bapak Koperasi Indonesia

Mereka berusaha untuk membangun kerjasama dengan Jepang dalam usaha memerdekakan Indonesia. Di sisi lain, ada gerakan para pemuda yang menganggap hal itu sebagai langkah yang salah, mengingat bagi mereka Jepang adalah fasis yang berbahaya. Beberapa diantaranya adalah Sutan Sjahrir dan Amir Sjarifuddin.

Dalam Biografi Soekarno disebutkan dengan sangat jelas, bahwa beliau sangat aktif dalam upaya persiapan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Soekarno dan para tokoh penting lain mulai intens duduk satu meja untuk menyiapkan segala sesuatunya.

Beliau menyebutkan, bahwa meskipun ada keterlibatan Jepang dalam kemerdekaan Indonesia, namun pada hakikatnya rakyat Indonesia sendirilah yang dengan kekuatan besarnya mampu mewujudkan cita-cita kemerdekaan negara kesatuan Republik Indonesia.

Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan tokoh lainnya satu tujuan dalam membentuk negara RI yang berdaulat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Biografi Soekarno : Peristiwa Rengasdengklok

Agustus 1945, Soekarno menghadiri undangan dari Marsekal Terauchi ke Dalat, Vietnam. Dalam pertemuan tersebut pimpinan Angkatan Darat yang memegang wilayah Asia Tengara menyatakan bahwa sudah saatnya Indonesia merdeka. Segala sesuatunya diserahkan penuh tanggung jawabnya kepada Indonesia secara mandiri.

Usai pertemuan tersebut, 16 Agustus 1945 beberapa tokoh pemuda PETA mendesak para tokoh nasional terutama Soekarno untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Alasan mereka adalah karena pada saat itu, Indonesia sedang mengalami ke-vakuuman kekuasaan. Jepang menyerah kepada pasukan sekutu. Dalam biografi Soekarno, peristiwa itulah yang sering kita kenal dengan sebutan peristiwa Rengasdengklok.

Akhirnya Bung Karno memilih tanggal 17 Agustus 1945 sebagai hari proklamasi kemerdekaan Indonesia. Pertimbangannya adalah 17 agustus yang kala itu bertepatan dengan bulan Ramadhan, dianggap waktu yang tepat untuk Indonesia merdeka.

Sekaligus mengharap rahmat Allah SWT yang banyak tercurah untuk hamba-Nya di bulan Ramadhan. Jadilah Indonesia resmi merdeka dan berdaulat atas kemerdekaannya dengan telah dibacakannya eks proklamasi yang ditanda tangani oleh Soekarno – Hatta.

Sehari kemudian, pada 18 Agustus 1945 Ir. Soekarno dan Moh. Hatta resmi diangkat menjadi Presiden dan wakil presiden pertama RI oleh PPKI. 29 Agustus 1945 pengangkatan itu kembali dikukuhkan oleh KNIP.

0 Response to "√ Biografi Soekarno, Sang Fajar Dari Timur Penakluk Amerika"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel