Biografi Mohamad Yamin Lengkap, Sang Penyair Nasionalis Yang Berjasa Besar - InBiografi | Referensi Biografi Tokoh Dunia

Biografi Mohamad Yamin Lengkap, Sang Penyair Nasionalis Yang Berjasa Besar

Biografi Mohamad Yamin - Tentu kamu para sobat pembaca sudah cukup familiar dengan nama beliau, Mohammad Yamin. Ya! Beliau adalah salah seorang tokoh yang memiliki peran cukup penting dalam sejarah Bangsa Indonesia, terkhusus pada masa menjelang kemerdekaan.

Latar belakang kehidupan beliau adala seorang seniman sastra. Dari gagasan, pikiran dan jemari beliau muncul dengan deras aksara-aksara yang tersusun indah dengan makna yang sangat dalam.

Lalu, bagaimana kisah beliau dalam sejarah pergerakan Nasional dan politik di tanah air, hingga namanya selalu harum menghiasi setiap benak para rakyat Indonesia dengan gelar pahlawan nasional?

Simak selengkapnya di artikel Biografi Mohamad Yamin, kali ini!

Biografi Mohamad Yamin Singkat

Biografi Mohamad Yamin, Sang Penyair Nasionalis Yang Berjasa Besar
Mohammad Yamin adalah putera tanah air asli yang terlahir di daerah Sumatera Barat, tepatnya di Talawi, Sawah Lunto pada 24 Agustus 1903.

Sejak lahir, Muhammad Yamin telah mendapat didikan yang baik dari lingkungan keluarganya yang termasuk dalam kalangan berada serta memiliki pengaruh terhadap masyarakat setempat.

Ayah beliau bernama Tuanku Usman Baginda Khatib, seorang ‘ulama yang sangat dihormati. Sedangkan ibunya bernama Siti Saadah, seorang wanita dari Padang Panjang.

Dari beberapa sumber yang telah kami kumpulkan, putra Tuanku Usman Baginda Khatib atau ayah Mohammad Yamin yang berjumlah 16 orang sebagian menjadi sosok penting yang berpengaruh dalam sejarah perkembangan bangsa Indonesia.

Salah satunya adalah Mohammad Amir salah seorang tokoh pada masa pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Latar Pendidikan Mohammad Yamin

Ketertarikannya terhadap ilmu sejarah yang menghantarkan nama beliau menjadi sosok yang dikenal sebagai salah satu ahli sejarah dimulai sejak beliau lulus dari sekolah dasarnya di HIS Palembang atau Hollandsch-Inlandsche Scholl.

Setelah lulus dari sana Mohammad Yamin melanjutkan studi sekolah lanjutannya di AMS Jogjakarta (Algemeene Middlebare School).

Nah, ketika berada di pulau Jawa inilah beliau mulai tertarik untuk mempelajari ilmu sejarah, khusnya bidang kepurbakalaan.

Di Jogja beliau juga mengikuti kursus bahasa asing dan mampu menguasai bahasa Yunani latin serta Kaei, yang sangat dibutuhkan untuk penelitian sejarahnya.

Selesai bersekolah di AMS Yogyakarta, niat beliau untuk melanjutkan studi ke bangku perkuliahan di Leiden Belanda harus terhenti karena sang Ayah tutup usia.

Jadilah beliau melanjutkan kuliah di Sekolah tinggi bidang hukum di Batavia, yakni Rechtshoogeschool te Batavia. Studi tersebut beliau selesaikan dengan sangat baik.

Dan akhirnya pada tahun 1932 beliau resmi menyandang gelar Meester in de Rechten atau yang kita sebut dengan Sarjana Hukum.

Kiprah Mohammad Yamin di Dunia Seni dan Politik

Kegemarannya akan sastra mulai beliau tekuni pada kisaran tahun 1920-an, atau saat masih berstatus sebagai pelajar di AMS Yogyakarta.

Saat itu, dunia sastra di tanah air memang sedang merangkak naik pamornya. Karya pertama beliau terbit pada Jurnal Jong Sumatra.

Dua tahun kemudian, beliau mulai memasuki bidang sastra lain sebagai seorang penyair. Dari situ beliau terus meningkatkan keahliannya dan mulai melebarkan sayap ke bidang sastra lainnya seperti novel bertemakan sejarah, drama, essei, dll.

Sejak pada masa studi di jenjang perkuliahan jugalah karier politik beliau dimulai. Beliau tergabung dalam sebuah organisasi pergerakan Nasional yakni Jong Sumatranen Bond.

Pada saat beliau aktif dalam organisasi tersebutlah sejarah sumpah pemuda dimulai, dimana Mohammda Yamin termasuk dalam salah satu penyusun ikrarnya.

Gagasan beliau yang masuk dalam ikrar sumpah pemuda adalah tentang penetapan Bahasa Nasional dengan bahasa Indonesia yang bersumber dari Bahasa Melayu.

Seiring berjalannya waktu, dan ketika Indonesia telah berhasil memasuki gerbang kemerdekaan jadilah Bahasa Indonesia menjadi bahasa nasional pemersatu bangsa.

Peran beliau pada detik-detik kemerdekaan Republik Indonesia tercatat dalam sejarah ketika Mohammad Yamin masuk dalam keanggotaan BPUPKI atau Badan Persiapan Kemerdekaan Indonesia, tahun 1945.

Dalam sidang pertama yang dilaksanakan oleh BPUPKI pada 1 Juni 1945, beliau mengusulkan atau mengeluarkan statement mengenai dasar negara. Berikut adalah butir-butir dasar negara yang diusulkan oleh Mohammad Yamin.
  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Kesejahteraan Rakyat
Bung Karno sendiri yang juga seorang anggota BPUPKI dan ada dalam sidang tersebut sangat mendukung ide Mohammad Yamin.

Dan ketika Indonesia merdeka, Bung Karno menjadi Presiden RI sedangkan Mohammad Yamin dipercaya untuk mengisi posisi penting dalam struktur pemerintahan.

Akhir Hayat Mohammad Yamin

Begitulah sekilas biografi Mohammad Yamin yang bisa kita sampaikan. Di usia senja, beliau pulang ke kampung halaman.

Sisa hidup hingga akhir hayatnya dihabiskan beliau Sedangkan menurut data sejarah yang ada, beliau menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 17 Okober 1962 di Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat, tempat dimana beliau menikmati masa tuanya.

0 Response to "Biografi Mohamad Yamin Lengkap, Sang Penyair Nasionalis Yang Berjasa Besar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel