Biografi W.R Supratman Lengkap: Seniman Hebat Pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya - InBiografi | Referensi Biografi Tokoh Dunia

Biografi W.R Supratman Lengkap: Seniman Hebat Pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Biografi W.R Supratman Lengkap - Siapa yang tak kenal dengan beliau? Bahkan, karyanya saja selalu dikenang dan memiliki tempat tersendiri di hati rakyat Indonesia. Pria kelahiran asli Jakarta ini adalah seorang pejuang sejati yang karyanya diabadikan menjadi lagu kebangsaan Bangsa Indonesia, yakni yang berjudul Indonesia Raya. Beliau lah yang sering kita kenal dengan nama W.R Supratman. Tak banyak yang tau apa arti dari singkatan nama W.R pada awalan nama beliau. Sebenarnya kepanjangan nama beliau tersebut adalah Wage Rudolf Soepratman.

Nah, bagaimana kisah hidup dan perjuangan beliau? Mari kita kembali mengenang sejarah kepahlawanannya melalui artikel sinkat Biorafi W.R Supratman, berikut ini.
Biografi W.R Supratman Lengkap: Seniman Hebat Pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
Wage Rudolf Supratman

Biografi W.R Supratman

Masa Kecil Hingga Muda Wage Rudolf Supratman

Wage Rudolf Supratman atau yang sering disebut W.R Supratman adalah putra dari seorang prajurit berpangkat Sersan dari Batalyon VIII KNIL, bernama Djumeno Senen Sastrosoehardjo.

Sedangkan Ibunya bernama Siti Senen. Supratman muda sedari kecil sudah hidup jauh dari kedua orang tuanya.

Dari rahim Bu Siti Senen, Supratman kecil dilahirkan tepat menjelang tengah hari pada tanggal 9 Maret 1903 di Batavia, tepatnya di sekitar wilayah Jatinegara.

Nama lahir beliau adalah Wage Soepratman. Nama Soepratman diambil dari kepercayaan kedua orang tuanya yang berasal dari suku Jawa.

Dimana Wage adalah salah satu dari hari pasaran Jawa yang berjumlah lima, yakni Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.

Sedangkan lahirnya Soepratman kecil tepat di hari Wage. Maka, menurut kepercayaan Jawa nama Wage cocok untuk disematkan pada nama beliau.

Beliau bersama salah seorang dari keenam saudaranya yang semua wanita, bernama Roekijem pindah dan menetap di Makasar sejak tahun 1914.

Disana ia menempuh pendidikan dan hidup bersama dengan keluarga Roekijem yang telah menikah dengan seorang pria bernama Willem van Eldik.

Kepindahan Wage Supratman ke Makasar ada kaitannya dengan kehidupan pilu yang ia rasakan selama di Batavia.

Beliau kehilangan semangat hidup manakala sang Ibu telah menghembusksan nafas terakhirnya. Ini membuat Wage Supratman muda frustasi hingga ia kehilangan semangat untuk menempuh pendidikan, padahal kala itu beliau sudah bersekolah di Sekolah Budi Oetomo.

Ayahnya yang hanya seorang Sersan pun tak mampu mencukupi kebutuhan hidup anak-anaknya yang jumlahnya cukup banyak itu.

Perjalanan Hidup W.R Supratman Muda di Makasar

Jangan mengira jika nama Willen Van Eldik yang merupakan saudara ipar Wage Supratman adalah seorang berkebangsaan Belanda. Kenyataannya ia adalah seorang pribumi asli.

Nasib baik ia dapatkan di Makasar, dimana kakak ipar W.R Supratman itu berhasil mendapatkan pekerjaan yang sangat layak, yakni sebagai pejabat administrasi di sebuah kantor kepolisian Pemerintah Belanda.

Berkat kakak ipar Supratman yang memiliki kedudukan cukup penting pada kantor pemerintahan Belanda inilah yang membuat beliau bisa bersekolah di ELS.

ELS atau Europe Large School adalah sebuah sekolah Belanda yang mana tidak memperbolehkan warga pribumi kecuali yang ada hubungannya dengan Belanda atau keturunan bangsawan untuk bersekolah disana.

Kakak iparnya mengakui dirinya sebagai anak, maka dari itu Supratman muda diijinkan masuk ke sekolah tersebut.

Nah, agar Belanda semakin yakin dengan pengakuan palsu kakak ipar Supratman yang mengatakan bahwa beliau adalah anak kandungnya, maka nama Wage Supratman lalu ditambah.

Inilah cikal bakal kenapa nama Wage Supratman menjadi Wage Rudolf Supratman atau yang sering disingkat W.R Supratman.

Namun, akhirnya pengakuan palsu itu terbongkar. Belanda tau bahwa beliau bukan anak Willen Van Eldik yang konsekuensinya beliau harus dikeluarkan dari ELS.

Tak patah semangat, WR.Supratman melanjutkan sekolahnya di Sekolah Anak Melayu.

Lulus tahun 1917. Setelah itu, beliau belajar bahasa Belanda, dan berhasil menguasai bahasa penjajah setelah berguru selama 2 tahun.

Pendidikannya berlanjut pada sekolah kejuruan guru yang bernama Normaal School. Disana juga bakat musik beliau mulai mendapatkan wadah. W.R Supratman mendirikan sebuah grup musik ber-genre jazz yang lalu diberinama Black and White.

Perjalanan Karir W.R Supratman

Lulus di Normaal School, beliau berprofesi sebaai guru. Namun, karena situasi yang tak kondusif, beliau berganti profesi menjadi pekerja dengan posisi Klerk di Firma Nedem.

Tak lama kemudian, beliau pindah pekerjaan lagi menjadi pegawai kantor advokasi. Merasa sudah lama berada dalam pengembaraan.

Wage Rudolf Supratman yang rindu kampung halaman memutuskan untuk kembali ke Jawa. Yang ia tuju adalah rumah saudara perempuannya yang kedua, yakni Roekinah di Surabaya.

Berbagai macam profesi telah beliau jalani. Hingga yang terakhir adalah menjadi seorang wartawan. Wartawan dari satu kantor berita ke kantor berita yang lain.

Dan satu kantor berita yang membuatnya menjadi salah satu dari tokoh pergerakan nasional adalah saat ia menjadi wartawan di surat kabar Sin Po.

Dari sinilah tanpa sengaja W.R Supratman digiring langkahnya ke dalam dunia perpolitikan dan perjuangan kaum muda dalam aktifitas pergerakan nasional.

Disini jugalah jiwa nasionalisme beliau mulai tergugah. Sedikit demi sedikit mulai terlihat tulisan-tulisan beliau yang begitu menyudutkan pihak Belanda.

Hingga hal itu membuat beliau, W.R Supratman yang kala itu masih berusia 23 tahun harus menjadi daftar perhatian para angota dari kepolisian Belanda. Kehidupan mencekam tak membuatnya gentar. Beliau terus berjuang!

Musik dan Perjuangan W.R Supratman

Jiwa seni yang ada didalam dirinya juga tak ditinggalkan begitu saja. Beliau juga menggunakan bakat seninya untuk berjuang.

Lagu-lagu bertemakan perjuangan dan kemerdekaan terus beliau ciptakan. Di berbagai kesempatan bahkan lagu-lagu tersebut selalu didengungkan.

Hingga satu ketika, salah satu lagunya yang berjudul Indonesia Raya menjadi salah satu masalah yang besar. Sejarah lagu ini cukup fenomenal. Bahkan, salah satunya dari lagu inilah persatuan Indonesia tercipta.

Lagu ini, hingga sekarang kita kenal menjadi kebangsaan Indonesia Raya. Yang selalu kita kenang, kita nyanyikan dan kita banggakan.

0 Response to "Biografi W.R Supratman Lengkap: Seniman Hebat Pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel